Kerja nyaman: mau!

Aku capek total. Secara fisik maupun mental. Ternyata “kerja nyaman” yang aku jalani membawa konsekwensi nggak nyaman juga. Mempersiapkan pementasan Play Performance bareng sama anak-anak. Seperti yang sudah bisa diduga, menjelang hari H, banyak hal kecil yang harus diurus. Membangun panggung, bikin surat ijin ini itu, pesan scaffolding, jualan tiket, sampai urusan jaga parkir. Hari ini pun aku terpaksa nginep di kampus. Koyo ngene kok yo dilakoni? Kerja nyaman, setelah beberapa lama di-panjer, bikin sakit juga. Badan pegal-pegal, masuk angin, pusing kepala, dan… jadi sensi banget.

Tadi ada pesan di inboks-ku dari si gundul, bojoku. Dia ngajakin duet nulis tentang seni peran – tentu saja dari perspektif dan kapasitas kami masing-masing: aku neater, dia milsafat. Kayanya menarik tuh.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s